Dema Sejajaran UIN Konsolidasi Terkait Mahasiswa Terancam DO

Dewan Mahasiswa sejajaran UIN Alauddin berkumpul untuk membicarakan aksi terkait mahasiswa yang terancam DO. Berlangsung di lapangan Basket Kampus II UIN Samata. Jumat (16/03/2018)

Washilah – Dewan Mahasiswa (Dema) sejajaran Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar konsolidasi bersama aksi demo terkait masalah beberapa mahasiswa angkatan 2017 terancam Drop Out (DO)  karena terlambat membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Konsolidasi yang berlangsung di lapangan basket kampus II itu dihadiri oleh beberapa mahasiswa yang terancam DO dan puluhan mahasiswa  perwakilan dari seluruh Fakultas yang  tidak setuju dengan aturan main sistem DO bagi  mahasiswa semester I. Jumat (16/03/2018)

Ketua Dema Universitas Askar Nur mengatakan, sudah beberapa kali menyambangi pihak birokrasi namun hasilnya nihil.

“Ini adalah presur politiknya teman-teman setelah melakukan audiens beberapa kali bersama pihak birokrasi kampus namun tidak ada hasilnya yang bisa kita pegang. Mahasiswa yang terlambat membayar SPP itu belum tau akan seperti apa nasibnya, kalaupun juga ini akan di ulur-ulur sampai waktu yang tidak ditentukan. Kasihan juga teman-teman yang sudah beberapa minggu tidak masuk kuliah, makanya perlu adanya sebuah aksi,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dema Fakultas Sains dan Teknologi, Muhammad Erwin menyatakan kesiapan dirinya untuk ikut menyuarakan aspirasi dalam aksi.

“Dari Saintek, siap turun aksi. Ini diperlukan untuk menekan pimpinan universitas agar kiranya tidak semena-mena dalam pengambilan keputusan yang dimana merugikan mahasiswa khususnya angkatan 2017 yang terancam DO,” jelasnya.

Erwin juga menambahkan masalah ini harus kita sikapi secara serius agar tidak terjadi tebang pilih terhadap mahasiswa yang telat bayar SPP, karena kenyataanya dilapangan ada mahasiswa yang diloloskan terkait telat bayar SPP dan ada yang tidak.

“Gerakan ini adalah aliansi seluruh Mahasiswa UIN, tidak kepentingan selain memperjuangkan nasib kawan-kawan yang terancam DO,”

tutupnya.

Penulis : Rahimun

Editor : Desy Monoarfa

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*