Puisi “Tuhan” Oleh Habibi Fajar Sidik

Ilustrasi | Republika

Tak akan ada yang sepertimu,
Dikau malam yang siang,
Memancar cahaya bagi gelap.

Sunyi yang ramai,
Mendengar gurauan,
Apa yang tak ada itu ada,

Ketika yang lain memberi cinta,
Engkau memberi cinta yang mencinta
Ketika kau berkata kun,
Maka itu akan terjadi.

Manusia sombong dikala terang,
Sambil menutup telinga,
Mencari bila gelap sambil berjalan sempoyongan penuh ketakutan
Dua yang akan bersatu dan akhirnya lenyap tak terbilang.

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin, Filsafat dan Politik (FUFP) semester III

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*