Puisi “Nafsu Sang Penguasa” Oleh Ardi

Ilustrasi | ineteconomics.org

Para penguasa tengah asik bermain dadu.
Permainanya pun lihai diadu.
Begitu banyak persoalan bergermuruh.
Jadi tontonan bagi kelompok tertentu.

Sembunyi dibalik topeng penguasa.
Agar muslihatnya semakin menjadi.
Korbanya pun kaumnya sendiri.
Hidup sengsara di bumi pertiwi.

Terbang, Menghilang, lalu dilupakan.
Seolah tindakan yang kau lakukan itu ibadah.
Tanpa kau berpikir panjang lebar.
Jutaan rakyat yang terpingirkan.

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Semester III

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*