GUSDURian Roadshow ke UIN Alauddin

Drs Wahyuddin Ph D dan Amiruddin Aminullah M H I saat membawakan materi di pojok GUSDURian yang diselenggarakan di Perpustakaan Syekh Yusuf UIN Alauddin Makassar. Kamis, (26/10/2017).

Washilah – Pojok GUSDURian mengadakan roadshow dengan mengusung tema “ Berguru pada Gus Dur dan Cak Nur” di Perpustakaan Syekh Yusuf UIN Alauddin Makassar. Kamis, (26/10/2017).

Kegiatan dalam rangka memperingati hari Santri Nasional dan Sumpah Pemuda ini menjadikan Kepala Pukistek UIN Alauddin Makassar, Drs Wahyuddin Ph D dan Dosen Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Amiruddin Aminullah, M H I sebagai pembicara.

Kordinator jaringan GUSDURian Kampus Makassar, Fadlan L. Nasrung mengatakan, GUSDURian adalah sebuah komunitas kultural yang bergerak untuk melanjutkan cita-cita, pemikiran, gagasan dan perjuangan Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur.

“GUSDURian hadir untuk memberikan sebuah khasanah bahwa pemikiran-pemikiran yang terkait dengan keislaman adalah sesuatu yang sangat kaya sehingga perlu digalih bersama-sama,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Sementara itu Wahyuddin dalam penjelasannya menuturkan, saat ini kita harus membangun semangat dan menstransformasi cara berpikir, sehingga bisa mengubah mindset atau paradigma dalam menghadapi situasi saat ini.

“Cak Nur dan Gus Dur adalah khazanah intelektual, pengantar umat Islam ke fase baru dalam lingkungan sosial politik,” ungkap Wahyudin.

Senada dengan Wahyuddin, Amiruddin Aminullah mengatakan, secara umum Cak Nur dan Gus Dur adalah dua sosok yang berpengaruh luar biasa terhadap dinamika pemikiran umat Islam di Indonesia.

“Gertakan beliau betul-betul menggerakkan intelektual umat Islam di Indonesia dan sampai saat ini masih kita rasakan, kedua sosok ini mengubah cara berpikir kita,” kata Amiruddin.

Penulis: Dini Ariani ( Magang)
Editor: Erlangga Rokadi

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*