Gerakan Menabung di Bank Syariah Jadi Aksi Nyata Forkeis

Suasana pengisian formulir bagi peserta yang akan membuka tabungan di Bank BNI Syariah yang terletak di Halaman Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN alauddin Makassar. Selasa (24/10/2017). Kegiatan tersebut merupakan gerakan menabung di Bank Syariah sebagai aksi nyata Forkeis.

Washilah – Forum Kajian Ekonomi Syariah (Forkeis) menunjukkan aksi nyata mereka dengan menggelar Gerakan Menabung di Bank Syariah. Sistem perbankan konvesional yang diterapkan kampuspun, menjadi salah satu alasan digelarnya gerakan ini.

Forkeis yang bekerja sama dengan Bank BNI Syariah membuka wadah kepada masyarakat kampus UIN Alauddin Makassar untuk menabung di Bank Syariah tersebut. Kegiatan yang diadakan pada (24-31/10/2017) di Halaman Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini dinyatakan sebagai aksi nyata dari tema yang diangkat pada Forkeis Celebration (Focel) ke-8, yaitu “Real Action to The Future”.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Panitia Focel ke-8 Andi Firdaus, saat diwawancarai via telepon. “Kan kita ini notabenenya organisasi berlabel syariah, jadi perlu ada aksi nyatanya kami, dan gerakan menabung di bank syariah ini jadi aksi nyata kami,” ujarnya. Rabu (25/10/2017).

Selain aksi nyata, gerakan ini juga dilakukan karena sistem bank yang diterapkan UIN Alauddin Makassar adalah bank konvensional.

“Kita juga berpikir sebelumnya, kenapa kita, yang notabenenya kampus islam atau UIN, tetapi masih menggunakan dan bekerjasama dengan perbankan konvensional,” tambah Firdaus.

Sejauh ini, kurang lebih 300-400 orang yang telah mendaftarkan diri mereka untuk membuka tabungan di Bank dengan sistem syariah ini. Adapun persyaratan pembukaan tabungan; membawa Fotocopy KTP, setoran saldo awal Rp. 50.000,-(tanpa kartu ATM) dan setoran saldo awal Rp. 100.000,-(dengan kartu ATM).

Sementara itu, salah seorang Panitia Nur Mayasari berharap agar banyak masyarakat Kampus yang beralih menggunakan bank syariah, terkhusus civitas akademika FEBI.

Penulis: Muhammad Nur Alif (Magang)
Editor: Erlangga Rokadi

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*