Gelar Aksi Mahasiswa FKIK Bersatu, Ini Empat Poin yang Dituntut

Suasana orasi yang dilakukan di pelataran gedung baru FKIK UIN Alauddin Makassar. Senin (09/10/2017)

Washilah – Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin bersatu menyatakan sikap menuntut 4 poin kepada Wakil Dekan (WD) dan Wakil Rektor (WR) Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. FKIK bersatu melakukan orasi yang dilaksanakan dari depan gedung lama perkuliahan hingga berakhir di dalam pelataran gedung baru FKIK. Senin (09/10/2017)

Dalam surat edaran, terdapat 4 poin yang dituntut kepada WD dan WR III yaitu mosi tidak percaya kepada WD III Bidang Kemahasiswaan FKIK dan turun dari jabatannya, fasilitas yang tidak memadai baik kegiatan akademis dan kemahasiswaan, ketidakbebasan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan kemahasiswaan, larangan berlembaga pada hari sabtu dan minggu.

“Kami menyatakan sikap, meminta pertanggungjawaban WD III selaku wakil dekan bidang kemahasiswaan dalam mengayomi dengan baik kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa,” ucap Sardiman selaku Ketua HMJ Kesehatan Masyarakat.

Prof. Aisyah Kara selaku WR III akhirnya turun memberikan jawaban atas tuntutan aksi yaitu tentang penghapusan larangan berkegiatan hari sabtu dan minggu untuk mahasiswa dalam lingkup universitas dan akan melakukan rapat guna membahas tentang penurunan Mukhtar Lutfi selaku WD III FKIK pada 11 Oktober mendatang.

Hal itupun ditegaskan oleh Dekan FKIK, Andi Armyn Nurdin yang mengatakan, akan menindaktanjuti pada rapat selanjutnya.

“Tentang penurunan WD III akan kami tindaklanjuti pada rapat selanjutnya hari Rabu, 11 Oktober 2017 di LT fakultas,” tutupnya.

Penulis: Zulfina Eka Putri dan Ardi (magang)
Editor: Nur Isna

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*