Puisi “Masa Lalu” oleh Devi Fitriani

Ilustrasi | www.kabarkuansing.com

Masa penuh keindahan,
Ataukah hanya penyesalan?
Masa penuh cinta,
Ataukah terbungkus kebencian?

Cinta, benci, tawa, luka,
Hanya pendukung cerita.
Cacian bahkan pujian,
Hanya lelucon masa depan.

Terombang ambing dilautan derita,
Bernyanyi, menari tak pernah usai dalam cerita.
Karena duka,
Ia mati bersama kenangan.
Karena suka,
Ia bangkit dengan masa depan.

*Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Semester III