Opini: Dosen Benar, Mahasiswa Salah?

Muhammad Irwan | Dok. Pribadi

Oleh: Muhammad Irwan

Yaa… mungkin teman-teman pernah mendengar sebuah keluhan, di mana mahasiswa mengatakan “Dosenlah yang memegang kebenaran”. Hal itu mungkin layak bagi otak mahasiswa yang telah diperbudak arus pemahaman para dosen. Tapi, tidak bagi mahasiswa yang memiliki pemahaman berbeda mengenai hal tersebut.

Contoh beberapa masalahnya sering terjadi di Kampus sekarang saya tempati menuntut ilmu, yakni Kampus UIN Alauddin Makassar dan mungkin juga sodara, mahasiwa serta pemabaca sering mengalaminya, ketika ada saja dosen dengan sengaja maupun sebaliknya, membuat kegaduhan opini dikalangan mahasiswa, seperti memberi informasi tak pasti mengenai jam kuliah. sehingga tidak sedikit yang mempertanyakan kedisiplinan pada diri seorang dosen. Padahal mereka yang selalu menanamkan nilai-nilai kedisplian ketika mengajar. Namun, di balik itu ada juga sebagian mahasiswa memilih membela dosen yang bersikap demikian dengan beribu alasan logis.

Singkatnya, dosen tidak masuk adalah kabar baik ataupun sebaliknya bagi sebagian mahasiswa, mungkin terjadi karena faktor dari dosen dan dari mahasiswanya sendiri.

Masalah yang sama juga sering terjadi saat proses belajar mengajar berlangsung dalam ruangan. Ketik dosen tidak memberi kesempatan serta kepastian “cenderung memojokkan” sewaktu mahasiswa menentang pernyataan yang dipaparkannya, atau mungkinkah mahasiswa tak seharusnya bersikap demikian? karena dosen merupakan seorang pengajar yang memiliki banyak pengalaman serta pangkat lebih tinggi dibanding mahasiswa, jadi merekalah pemegang kebenaran?.

Jadi, betulkah dosen benar dan mahasiswa selalu salah?

Siapapun yang kritis akan pendidikan pasti sangat kontra seperti masalah-masalah yang saya tulis di atas, karena inilah saatnya membangun generasi pemutus garis pembodohan yang selalu menekan, memalui alur yang baik serta pikiran yang positif tanpa menjatuhkan (menyalahkan) pihak-pihak tertentu.

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) semester III