Ini Tuntutan Peserta Aksi FST UIN Alauddin

Penandatanganan Surat Keputusan Sikap Mahasiswa FST oleh WR I Bidang Akademik Prof Mardan M Ag di Rektorat UIN Alauddin Makassar. Senin (18/09/2017).

Washilah – Aksi yang dilakukan oleh Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menuntut tiga hal kepada Wakil Dekan (WD) Bidang Kemahasiswaan FST yang diduga merusak atribut milik mahasiswa saat penyambutan Maba bulan lalu. Aksi ini digelar pada Senin (18/09/2017) di FST.

Para peserta aksi menginginkan WD Bidang Kemahasiswaan turun dari jabatan, atas dugaan pembakaran karya kreatifitas berupa atribut penyambutan mahasiswa baru pada PBAK 2017.

Ada tiga tuntutan mahasiswa FST yaitu; Pertama, meminta pertanggung jawaban secara penuh terhadap oknum terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kedua, Meminta klarifikasi secara jelas dan membuka ruang mediasi terhadap semua pihak yang merasa dirugikan terkait kasus pembakaran atribut kemahasiswaan. Terakhir, meminta Andi Suarda diberhentikan dari jabatannya sebagai WD Bidang Kemahasiswaan FST.

Selanjutnya, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Mardan dan Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama Dra. Nuraeni Gam, menanggapi aspirasi mahasiswa tersebut.

“Kami akan menindak lanjuti hal ini ketika Pak Rektor tiba di Makassar,” ujar Nuraeni Gam.

Selain itu, Prof Mardan juga menandatangani perihal Surat Keputusan Sikap Mahasiswa FST di atas Materai 6000.

Penulis : Andi Normalasari (Magang)
Editor: Erlangga Rokadi