Puisi “Ketika Senja” oleh Marlina

Sumber: www.kompasiana.com

Ketika senja di ufuk sana
Begitu menyuramkan suara qalbu
Sejenak kusaksikan mentari perlahan tenggelam
Seakan memberi tanda hari ini waktuku tela habis

Perlahan kudengar suara angin berhembus
Seperti ucapan selamat malam silih berganti
Dianatara bayangan kehidupan
Diantara desah nafas kehidupan
Di tempat itu aku termenung seorang diri

Setelah kau pergi
Kau membawaku terlena pada keindahan malam ini
Dan lagi kau pergi
Lalu kau datang kembali

Lalu…
Aku berjalan dalam kelam
Tanpa seberkas sinar pun
Kutuntun dalam qalbuku
Tanpa tujuan
Tanpa alasan
Aku hanya ingin berjalan sendiri
Menelusuri setapak demi setapak
Jalan yang berada di persimpangan
Demi mencari setitik kedamaian kuasamu

Penulis adalah mahasiswa Jurusan Jurnalistik semester IV

Comments

comments