Sempat Ragu, Inaugurasi PBI Berlangsung Spektakuler

Pemotongan nasi tumpeng, oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FTK Dr Muljono Damopolii, didampingi oleh Ketua Jurusan PBI, Dr Kamsinah, juga Ketua angkatan 2016 Kasyif Githa. Inaugurasi PBI angkatan 2016 itu berlangsung meriah di Ballroom Hotel Swiss Bell Inn Panakukkang Makassar. Jumat (19/05/2017)

Washilah – Mahasiswa Angkatan 2016, Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Alauddin Makassar, sukses menggelar inaugurasi yang berlangsung meriah. Jumat (19/05/2017).

Berlangsung di Ballroom Hotel Swiss Bell Inn Panakukkang Makassar, acara yang dihadiri Dekan FTK Dr Mohammad Amri tersebut menuai pujian.

“Saya tidak pernah menyangka ada inaugurasi semewah ini di FTK. Paling luar biasa terselenggara di Lecture Theatre dan Training Centre,” ujarnya.

Bagi Amri, persiapan dua bulan untuk acara spektakuler seperti inaugurasi di hotel sangat luar biasa. Bahkan diakuinya, bahwa mahasiswa angkatan 2016 jurusan PBI mengalahkan dekan, dalam mengumpulkan dana.

Hal senada juga disampaikan Ketua Jurusan PBI FTK Dr Kamsinah, yang sangat bangga dengan persiapan dan kerja keras anak-anaknya, ia tak menyangka bahwa kegiatan tersebut akan semewah dan semegah itu.

Kamsinah juga mengatakan, kerja sama dari semua pihak turut menyukseskan inaugurasi yang bertemakan “The Lights Gather Us” itu.

“Selain ucapan terima kasih kepada dekan yang telah berkenan hadir, tidak lupa juga kepada sponsor dari alumni yang dua tahun terakhir bekerja sama dengan jurusan PBI,” pungkasnya.

Lanjut, Ketua Panitia Rahmat Ramadhan mengatakan sempat tidak percaya jika kegiatan inaugurasi itu terlaksana di hotel. Karena diakuinya, ia sempat ragu dan putus asa terkait tempat, beruntungnya ada teman yang menyarankan untuk tetap dilaksanakan di hotel.

Ia juga berpesan untuk Mahasiswa PBI angkatan 2016 agar solidaritas tetap terjaga, ia pun turut mengungkapkan kesannya sebagai bagian dari PBI.

“Inspirasi inagurasi berawal dari english camp 2016 lalu. Kami bertemu, dari yang tidak kenal menjadi saling kenal, akrab dalam kebersamaan. Hingga hari ini, saya senang jadi bagian dari mereka dan PBI,” tutupnya.

Penulis: Desy Monoarfa
Editor: Eka Reski R.