Pembekalan KKN, Agenda Persiapan Sebelum Mengabdi di Masyarakat

Suasana pembukaan kegiatan pembekalan KKN Angkatan 54, UIN Alauddin Makassar yang digelar oleh LP2M, dan berlangsung di Auditorium Kampus II. Rabu (15/03/2017)

Washilah – Sebanyak 1500 mahasiswa, yang terhimpun dari delapan fakultas di UIN Alauddin Makassar mengikuti pembekalan, sebelum melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Rabu (15/03/2017)

Kegiatan yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) itu, berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar, dan bertujuan untuk membekali mahasiswa beberapa persiapan sebelum mengabdi ke masyarakat selama 60 hari, di 12 Kabupaten yang terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan.

Tidak Memadai

KKN yang akan dilaksanakan tersebut, terdiri dari angkatan 54 dan 55 yang jumlah keseluruhannya adalah 2.920 mahasiswa. Namun, pembekalan hari itu hanya diikuti oleh angkatan 54.

Sekretaris Badan Penyelenggara KKN Dr Muhammad Suhufi menjelaskan bahwa angkatan 55 tidak mengikuti pembekalan bersamaan dengan angkatan 54 dikarenakan kapasitas Auditorium UIN Alauddin Makassar tidak memadai untuk itu.

Olehnya, pembekalan dilaksanakan selama lima hari dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak LP2M itu sendiri. Terhitung sejak Rabu (15/03/2017) hingga Ahad (19/03/2017)

Online

Dalam melaksanakan KKN, mahasiswa diharapkan mampu melakukan pelaporan kegiatan yang dilaksanakan di desa tertentu, secara online dan disesuaikan dengan format Laporan Kegiatan Harian (LKH) yang dapat diunduh di playstore.

“Angkatan 54 dan 55 harus mengunduh LKH secara online, dengan aplikasi yang telah disediakan,” Ungkap Muhammad Suhufi

Dalam pelaporan tersebut, mahasiswa mampu menjelaskan hal apapun terkait KKN dan baktinya dalam memperdayakan masyarakat dan menjaga nama baik UIN Alauddin Makassar.

Penguatan Jati Diri

Pada kegiatan pembekalan KKN itu pula, turut hadir Kepala Staf Kodam (Kasdam) VII Wirabuana Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Supartodi M Si yang memberikan materi dengan tajuk “Penguatan Jati Diri Mahasiswa Sebagai Anak Bangsa”.

Materi tersebut diberikan saat pembekalan, dengan harapan agar Mahasiswa UIN Alauddin Makassar paham dan senantiasa memiliki jati diri sebagai anak bangsa, rasa nasionalisme dan patriotisme yang tinggi, semangat pantang menyerah serta kerelaan untuk berkorban demi bangsa dan negaranya, melalui pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga harus mampu mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkannya di bangku perkuliahan. Juga agar mahasiswa memahami bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan majemuk.

“Apabila tidak dikelola dengan baik maka dapat berpotensi terjadinya perpecahan dan desintegrasi bangsa,” tuturnya.

Penulis: Wiryanti
Editor: Eka Reski R.

Comments

comments