Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu Habiskan Dana Segini

Gedung kuliah terpadu yang resmi digunakan pada perkuliahan semester genap, Maret 2017|Faisal Mustafa

Washilah – Gedung Kuliah Terpadu UIN Alauddin yang telah resmi digunakan, ternyata pembangunannya menghabiskan dana sekitar Rp 27 miliar. Hal ini diungkap Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Administrasi Umum Prof Lomba Sultan saat ditemui di ruangannya. Selasa (28/02/2017).

Prof Lomba menjelaskan, dana untuk pembagunan Gedung Kuliah Terpadu tersebut berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan total anggaran kurang lebih Rp 30 miliar. Sementara sisa anggaran digunakan untuk mobiler dan paving.

Gedung kuliah terpadu ini berjumlah tiga unit yaitu gedung A, B, dan C yang masing-masing berlantai empat. Adapun jumlah ruangan sebanyak 84.

Ia pun mengatakan, hampir semua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) datang untuk studi banding karena anggaran Rp 27 miliar bisa membagun tiga gedung berlantai  empat.

Beda halnya ditempat lain, jumlah anggaran yang didapatkan sebesar Rp 40 miliar namun hanya mampu membangun 2 unit gedung berlantai empat dengan ruangan sebanyak 58.

“Itu mungkin tergantung harga bahan masing-masing daerah,” tutupnya.

Penulis: Nur Jannah

Editor: Nur Isna