Seminar Nasional Dema FDK Bahas Pemerataan Telekomunikasi di Indonesia

Nampak empat pemateri hadir dalam seminar nasional yang digelar Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK). Seminar ini berlangsung di LT FDK. Jumat (02/12/2016)

Washilah–Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) menggelar Seminar Nasional, mengusung tema Sudahkah Telekomunikasi Indonesia Adil, merata dan Sejahtera Bagi Masyarakat di Indonesia?. Kegiatan ini berlangsung di Lecture Teather FDK. Jum’at (02/12/2016)

Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia-Bidang Ekonomi Dr Rony Mamur Bishry, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Sulawesi Selatan Ambo Asse, Dosen Pengamat Kebijakan Publik Universitas Hasanuddin (Unhas), serta salah seorang akademisi yakni Faisal Akib, merupakan sederet pemateri yang hadir di dalamnya.

Menurut Ambo Asse, hak berkomunikasi dan memperoleh informasi sudah jelas tertera dalam UU pasal 28 F UUD 1945, serta pasal 19 Deklarasi Unuversal Hak Asasi Manusia (HAM).

Kendati demikian, berdasarkan data pemerataan dan kualitas Azisnan Komunikasi yang dipaparkan, layanan dan kualitas telekomunikasi nyatanya belum merata di seluruh Indonesia.

“Beberapa gambaran umum keluhan dan pengaduan jasa telekomunikasi seperti gangguan jaringan telekomunikasi, keluhan paket data, dan promosi yang tidak sesuai janji,” jelasnya.

Di sisi lain, Rony Mamur Bushry juga menekankan, jika pemerataan dan efisiensi layanan telekomunikasi tetap diperjuangkan.

“Kita tetap berusaha untuk bisa balance (seimbang) antara keperluan masyarakat dan operator,” tegasnya.

Penulis: Nur Isna
Editor: Fadhilah Azis

 

Comments

comments