Kenali Hukum Lewat Pentas Inaugurasi

Nampak suasana pembukaan Rapat Sidang Paripurna yang dikemas dalam bentuk teater. Malam Inaugurasi digelar mahasiswa angkatan 2015 Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) di LT FR Menara Bosowa, Makassar. (29/11/2016)

Washilah–Di balik meja sidang, Fraksi Perasaan Rakyat berdiri tegak, sembari menggenggam map di tangannya suaranya melengking tajam. Meminta pimpinan sidang menyetujui rancangan Undang-Undang lapangan kerja bagi sarjana muda.

Suasana mulai bising kala tiga Fraksi lainnya bersorak protes, menentang persetujuan yang dihaturkan, satu persatu memaksa si empunya sidang mengizinkan dengan intrupsi.

“Harap semuanya tenang!,” pinta Pimpinan Sidang dengan nada keras.

Bak pemegang kendali, pria berbaju putih mengangkat tongkat kayu di tangannya tinggi-tinggi, lantas mengunci fokus seluruh pemilik indra. Perlahan, tabuhan gendang menghentak, diselingi dentingan suara dari botol kaca dan sendok yang menyatu.

Terdengar irama yang saling tindih menyeruak, membawa sorak sorai tepuk tangan para penonton malam itu.

Inilah bagian dari pementasan Inaugurasi bertajuk Kewajiban Negara Menyediakan Lapangan Kerja Bagi Sarjana, yang digelar angkatan 2015 Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), berlangsung di Lt FR Menara Bosowa, Makassar. Selasa (29/11/2016)

Dihadiri lebih dari 400 penonton pagelaran ini berlangsung meriah. Konsep pentas terbilang menarik, dengan mengemas teater bertema Sidang Rapat Paripurna yang mengontrol setiap susunan acara seperti musik, tari dan musikalisasi puisi.

“Kita ingin orang-orang lebih mengenal hukum melalui pentas ini,” ujar Ketua Panitia Reza Darwis dalam sambutannya.

Apresiasi serupa ditunjukan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Saleh Ridwan, jika membangun persaudaraan di satu angkatan adalah hal penting untuk ditunjukan.

“Calon penegak hukum di masa mendatang,” katanya, adalah harapan lain yang disampaikan Saleh Ridwan terhadap seluruh mahasiswa Ilmu Hukum di UIN Alauddin.

Penulis: Fadhilah Azis