Aksi 4 November, WR III: Jihad Tidak Harus Marah

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Siti Aisyah tampak terjun langsung menyaksikan Aksi 4 November yang merupakan bentuk protes atas dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Aksi tersebut berlangsung di depan Kampus I Jl Sultan Alauddin Makassar. Jumat (04/11/2016).

Washilah– Menyikapi dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sekelompok massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari berbagai komisariat yang ada di UIN Alauddin Makassar melakukan demonstrasi yang dipusatkan di Kampus I, Jl Sultan Alauddin Makassar.

Dalam aksi tersebut massa HMI menginginkan agar Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dapat dipenjarakan karena telah menistakan agama.

Sekretaris Umum Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Muallim ikut serta menyampaikan orasinya.

Ia berharap aspirasi yang dilakukan dapat sampai ke Istana Negara RI.

“Kami turun karena hati nurani, kami merasa dihina, dicaci, dan sakit hati. Kami berharap agar aspirasi ini sampai ke Istana Negara Presiden,” katanya saat menyampaikan orasinya dengan mata yang berkaca-kaca.

Pada saat orasi berlangsung, tiba-tiba Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar, Prof Aisyah Kara yang didampingi oleh Security datang dan ikut menyaksikan aksi tersebut.

Prof Aisyah juga menyempatkan untuk berorasi. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa harus bubar karena hampir waktu magrib.

“Yakin Usaha Sampai, sebagai tanda keislaman kita, kecintaan kita berhadap islam kita harus melaksanakan sholat magrib yang sudah hampir waktunya,” ujarnya saat orasi dijalan depan kampus I.

Ia juga menambahkan bahwa jihad tidak harus marah. Sebagai penutup aksi disore hari itu Prof Aisyah ikut menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars HMI.

Penulis: Fahri Setiadi

Editor: Afrilian C Putri

Comments

comments