Beri Bantuan, ASTEC Makassar Kunjungi Warga Tak Mampu

Kunjungan ASTEC Makassar di rumah warga kurang mampu di Jl Alauddin I. Minggu (16/10/2016)

Arsitektur Environment Community (ASTEC) Makassar kembali berulah, setelah ambil bagian pada pelatihan limbah rumah tangga di Bantaeng pada Februari 2016 lalu, kali ini ASTEC melakukan aksi peduli sesama.

Menggandeng beberapa mahasiswa dari kampus lain yakni STIE Nobel, ASTEC yang merupakan kader-kader dari Organisasi Kemahasiswaan Jurusan Arsitektur (OKJA) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin  Makassar mendatangi sebuah rumah di lorong yang terletak di Jl Alauddin I. Minggu (16/10/2016)

Di rumah yang sangat memprihatinkan kondisinya itu, dihuni oleh Daeng Kenna (90) seorang nenek bersama seorang anak perempuannya Samsia (42), tiga orang cucu Musdalifah (16) yang terpaksa putus sekolah dan bekerja sebagai buruh cuci piring di sebuah warung, zulfikar (14) serta adiknya putri (9) yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Ketua umum ASTEC Makassar, Khaeril Hamid ditemui di lokasi mengatakan bahwa ini merupakan pengaplikasian dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian Masyarakat.

“Kami hanya mengamalkan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pengabdian Masyarakat,” singkatnya.

Selain bersilaturahmi, ASTEC Makassar juga memberikan bantuan berupa sembako, pakaian dan juga uang tunai.

“Harapan kami semoga bantuan kami bisa bermanfaat dan terima kasih untuk dewan senior kami di OKJA FST UIN dan juga anggota ASTEC dan teman-teman lain yang telah ikut berpartisipasi,” tutur Mahasiswa semester sembilan jurusan Teknik Arsitektur UIN Alauddin itu.

Citizen report: Windy Sahar
*Washilah menerima tulisan berupa esai, opini dam sastra