WR III Batalkan Larangan Mahasiswa Lama Masuk Kampus Saat Opak

Washilah–Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof St Aisyah membatalkan hasil rapat rencana pelarangan mahasiswa lama masuk kampus saat pelaksanaan Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) yang akan berlangsung pada 1 hingga 3 September.

Sehari sebelumnya, pada rapat persiapan Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) yang dipimpin oleh Prof St Aisyah dan dihadiri Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Keuangan Prof Lomba Sultan serta panitia PMB di Gedung Rektorat lantai empat, menyepakati mahasiswa lama dilarang masuk kampus saat OPAK kecuali panitia yang dilengkapi dengan kartu identitas.

St Aisyah menjelaskan, jika keputusan ini diambil setelah melakukan diskusi dengan mahasiswa dan melihat respon netizen terkait pelarangan tersebut.

“Pelarangan mahasiswa lama masuk kampus saat OPAK saya anggap itu tidak prinsipil, kalau prinsipil saya akan pertahankan. Ini masih dirapimkan, wacana itu tidak dilanjutkan,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Gedung Rektorat Lantai Tiga UIN Alauddin. Jumat (19/8/2016)

Selain itu, Ketua Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Muhammad Haris menilai jika aturan itu diberlakukan akan menimbulkan kesan sebagai bentuk deskriminasi kepada mahasiswa lama.

Hal senada juga diutarakan Ketua Dema Fakultas Adab dan Humaniora Muh Abrar yang mengatakan aturan tersebut hanya akan akan memicu timbulnya konflik, karena mahasiswa lama dibuatkan tembok pembatas untuk tidak berkenalan dengan adik-adiknya.

“Padahal kalau perlu semua mahasiswa lama dihadirkan supaya PMB menjadi momen yang digunakan pimpinan untuk berkolaborasi dengan mahasiswa agar bisa saling kenal,” ungkapnya.

Lebih lanjut St Aisyah berharap besar, agar mahasiswa lama memegang kepercayaan dan mampu menjadi figur yang dapat diteladani oleh mahasiswa baru.

Penulis: Asrullah dan Nur Isna

Editor: Fadhilah Azis

Comments

comments