Security UIN Curhat di Medsos Soal Keamanan Kampus

Sumber | Int

Washilah–Setelah kejadian hilangnya motor di Fakultas Kesehatan dan Ilmu Keperawatan. Selasa (14/06/2016), serta sejumlah kasus curanmor yang pernah terjadi. Salah satu pihak keamanan kampus angkat bicara melalui media sosial.

Melalui akun Facebooknya dengan nama “Komandan Syarif”, dia menyuarakan keresahan yang dialaminya selama 11 tahun menjadi security. Tulisannya kemudian tertuang di salah satu grup sosmed serupa yakni Forum UIN Alauddin Makassar (FUAM).

Di bagian tulisannya, dia menilai jika civitas akademik terlalu memojokkan pihak keamanan bahkan meminta untuk turun ke lapangan.

Berikut curhatan hatinya:

Assalamu Alaikum Wr.wb
Ijin buat teman2 dan para pejabat UIN Alauddin Mks Agar segala kejadian di kampus masalah pencurian dri tahun ketahun jgan terlalu memojokkan kami keamanan kampus. Turunki di lapangan liat kenyataan apa kami tdk bekerja tpi berulang kali kita usulkan di pertemuan tata perparkiran pintu2 lubang tikus di kampus dittup,Pake aturan yg baku dlm hal ini tdk bisa melanggar siapapun aturan dlm kampus seklipun itu pejabat jgan asal bicara tanpa liat kenyataan nyata di lapangan bagaimna penderitaan kami di keamanan selma 11 thn mengabdi blum pernah ada terpenuhi apa kebutuhan kami di lapangan bgai mna mau eksis klau apa yg dibutuhkan tdk pernah direalisasi. Selalu anggaran ntuk Satpam tidak ada Uang untuk peruntukan itu Dan buat pejabat yg mau pihak ke 3kan Satpam ini jam ini menit saya tunggu realisasi dan ingat Cleaning Service di pihak ketiga kampus semakin kotor dan jorok.”

Penulis: Faisal Mustafa
Editor: Fadhilah Azis

Comments

comments