Nuraeni Gani : “Perlu Aturan Khusus Bagi Peserta Difabel”

Screenshot_2016-06-15-21-59-51-1
Kepala Biro AKK Dra Nuraeni Gani

Washilah–Peraturan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) hingga saat ini belum memiliki aturan mengenai pendaftar difabel. Di UIN Alauddin Makassar, untuk pertama kalinya seorang difabel mengikuti tes UM-PTKIN.

Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Dra Nuraeni Gani MM mengatakan, bahwa peserta difabel tersebut buta dan sama sekali tidak dapat melihat.

“Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) ada kita dapati peserta yang buta, menurut pengawas dia sama sekali tidak dapat melihat jadi ada pendampingnya,” ungkapnya. Selasa (14/06/2016)

Lanjut, ia mengatakan peserta tersebut tetap diikutkan hanya saja tidak ditempatkan pada ruang ujian, tapi bersama penanggung jawab lokasi serta pendamping untuk membantunya mengarahkan.

Wanita yang kerap disapa Eni ini pun berharap, agar kedepannya panitia pusat membuat aturan khusus mengenai peserta difabel agar dapat diberi fasilitas.

“Mungkin untuk panitia pusat kedepannya perlu dibuatkan aturan tersendiri bagi peserta difabel,” tuturnya

Penulis: Nur Isna
Editor: Fadhilah Azis

Comments

comments