Tiket Masuk Bioskop Baca Perpustakaan UIN Gratis

Gedung Perpustakaan UINAM
Gedung Perpustakaan UINAM
Gedung Perpustakaan UINAM

Washilah--Rencana pengadaan bioskop baca di perpustakaan UIN Alauddin Makassar oleh kepala perpustakaan Quraisy Mathar mendapat apreasiasi yang baik dari berbagai pihak.

Hal tersebut terbukti setelah ia memposting melalui akun Facebooknya.

“Progres UPT Perpustakaan UINAM. Sebentar lagi, seluruh pemustaka akan dapat menikmati bioskop baca di lantai empat. Handle projector sudah terpasang, sound system juga sudah dicoba. Hanya pengunjung yang memiliki kartu perpustakaan yang dapat masuk dan menonton film di bioskop baca tsb. COMING SOON,” tulisnya.

Beberapa alumni pun memberikan komentar, diantaranya Sandra Ramli yang menanyakan apakah alumni bisa membuat kartu perpustakaan atau tidak.

“Kalo alumni mau bikin kartu bisakah kak? Biar bsa nogra juga hehehe,” tulisnya pada kolom komentar.

Tidak hanya Sandra, Muslim Hendra Kusuma yang merupakan alumni juga berharap bisa mnikmati bioskop baca.

“Mudah-mudahan para alumni juga bisa mnikmati pemanfaatan media ini Ustadz Quraisy Mathar,” tulisnya pada kolom komentar.

Ada juga yang menanyakan perihal harga masuk di bioskop baca. Mengenai hal itu, Quraisy Mathar menjelaskan bahwa tiket masuk bioskop baca gratis.

Namun, syarat yang harus dipenuhi yakni pemustaka wajib meminjam buku terlebih dahulu di perpustakaan kemudian menunjukkan bukti peminjamannya jika ingin masuk ke dalam bioskop baca.

“Yang bisa masuk itu adalah pemustaka yang bisa menunjukkan bukti bahwa hari itu dia sudah meminjam buku,” ujarnya saat ditemui diruangannya. Rabu(18/05/2016)

Quraisy Mathar mengatakan bahwa ia masih tetap mencoba mencari cara untuk mengatur distribusi kedepannya. Karena ruangannya tidak bisa memuat sampai 100 orang sementara jumlah pengujung perpustakaan setiap hari mencapai 1.000 pengunjung ditambah lagi dengan alumni yang ingin berkunjung ke perpustakaan.

“Saya apresiasi banyak teman-teman alumni yang mahasiswa nonaktif yang mau datang, itu yang saya coba untuk cari cara mengatur distribusinya,” ungkapnya.

Penulis: Nur Isna

Comments

comments