Semarak Pelaksanaan Kessos Day

Suasana donor darah yang digelar dalam pelaksanaan "Kessos Day" di pelataran depan FDK. Senin (23/05/2016
Suasana donor darah yang digelar dalam pelaksanaan “Kessos Day” di pelataran depan FDK. Senin (23/05/2016)

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Dr Abd Rasyid Masri membuka dengan resmi pelaksanaan “Kessos Day” di pelataran depan FDK UIN Alauddin Makassar, Senin (23/05/2016)

Kegiatan yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kesejahteraan Sosial (Kessos) dalam bentuk pengabdian masyarakat/bakti sosial ini pun mendapat apresiasi yang tinggi dari Dekan FDK.

“Apa yang dilakukan oleh Jurusan Kessos bersama HMJ, merupakan langkah yang perlu terus dikembangkan,” ungkapnya.

Saat ini, Jurusan Kessos dipimpin oleh Dra St Aisyah BM SSos dan sekretarisnya Drs Syamsuddin AB SAg dengan melakukan kegiatan bakti sosial.

Kegiatan ini digelar dengan mengundang anak-anak dari warga sekitar kampus untuk dikhitan, demikian halnya dengan HMJ Kessos. Bersama Tagana Kompi UIN juga melaksanakan kegiatan donor darah dan demonstrasi penggunaan dapur umum lapangan.

Dalam hal ini Tagana juga bekerjasama dengan berbagai instansi seperti Kementrian Sosial melalui Dinas Provinsi Sulawesi Selatan dan Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kapupaten Gowa.

Rangkaian acara Kessos Day diawali dengan Lagu Indonesia Raya, Pembacaan ayat suci Al-Quran, laporan Ketua Panitia Pelaksana oleh Sdr Muhammad Aqsha, sambutan Ketua Jurusan (Kajur) Kesos Dra St Aisyah BM MSos dan sambutan serta pernyataan pembukaan oleh Dekan FDK Abd Rasyid Masri.

Hadir pada kesempatan tersebut, para wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan dalam lingkup FDK, dosen dan staf administrasi serta undangan lainnya.

Pelaksanaan acara berlangsung lancar, ditandai dengan sajian Tari Paduppa dari Mahasiswa Kessos serta pengoperasian Dapur Umum Lapangan (Dumlap). Ini dilakukan untuk melayani kebutuhan santap siang bersama dengan para orang tua anak yang dikhitan, para mahasiswa serta tamu undangan.

Menurut Subhan didampingi Dedy Sugiawan selaku koordinator dapur umum lapangan menjelaskan, bahwa dalam kondisi bencana, Dumlap dapat memberikan makan sekitar 5000 orang dalam waktu empat jam, karena itu para anggota Tagana yang tergabung dalam Kompi UIN, perlu terus belajar bagaimana mengoperasikan alat-alat tersebut.

Citizen report | Syakhruddin
*Washilah juga menerima tulisan berupa sastra dan opini