Rombongan Safari Kessos Kunjungi Tiga Negara Asean

Peserta safari ilmiah saat foto bersama Dekan FDK di Lecture Teather.
Peserta safari ilmiah saat foto bersama Dekan FDK di Lecture Teather.
Peserta safari ilmiah saat foto bersama Dekan FDK di Lecture Teather.

Rombongan Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Konsentrasi Kesejahteraan Sosial (PMI/Kessos) Fakultas Dakwah dan Komunikasi), melakukan safari ilmiah internasional dengan mengunjungi tiga Negara Asean yakni Malaysia, Singapura dan Thailand. Jumat (27/5/2016)

Sebanyak 20 mahasiswa dan dosen di bawah pimpinan Dra St Aisyah BM MSos pukul 11.30 Wita bertolak menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Selanjutnya, dengan pesawat Air Asia menuju Bandar Udara Internasional Malaysia di Kuala Lumpur.

Kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan salah satu jurusan di FDK yang digagas setelah melakukan safari ilmiah tahun lalu dengan keliling Pulau Jawa.

Tahun akademik 2015/2016 di bawah koordinasi Sekretaris Jurusan DR Syamsuddin AB SAg bekerja sama dengan Travel Cakrawala Timur, melakukan perjalanan ilmiah keluar negeri untuk pertama kalinya, sebagai bentuk implementasi dari penerapan mata kuliah Kessos internasional.

Rute perjalanan telah disusun dengan rapi, berawal dari perjalanan dari Makassar ke Malaysia lanjut ke Thailand, kemudian menuju Singapura dan berakhir di Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM).

“Sebagai kelengkapan perjalanan safari, pihak Travel Cakrawala Timur sudah menyediakan cendera mata, pakaian seragam, spanduk dan identitas lainnya, selain itu pimpinan travel ikut serta dalam perjalanan  ketiga negara Asean dan kegiatan ini akan terus dilanjutkan tahun mendatang,” ujar Syamsuddin.

Salah satu peserta Safari Ilmiah Amelia yang merupakan mahasiswa semester enam menyambut baik kegiatan tersebut, dia pun mengaku terdapat empat orang yang tidak ikut dengan alasan terlambat mengurus paspor.

Dekan FDK DR Abd Rasyid Masri saat melepas anggota rombongan mengatakan bahwa, “Apa yang dilakukan mahasiswa Kessos tentunya akan memberikan pengalaman kepada peserta safari, memberi dampak, tidak saja secara personal akan tetapi juga secara kelembagaan,” tandasnya.

Citizen report | Syakhrudin

*Washilah menerima tulisan berupa sastra dan opini