Jurnalistik Adakan Pelatihan KTI dan Seminar Internasional

Pelatihan Karya Tulis Ilmiah dan seminar internasional digelar oleh Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Seminar bertajuk “Conflict and Disaster in writer eyes” tersebut mendatangkan pemateri-pemateri yang berkompeten dibidangnya. Bertempat di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar. Selasa (17/05/2016)
Washilah–Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) menggelar pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan seminar internasional pada 18-19 Mei 2016. Seminar bertajuk “Conflict and Disaster in writer eyes” tersebut mendatangkan pemateri-pemateri yang berkompeten dibidangnya. Elizabeth Inandiak asal Prancis, Sanaz Fatauhi asal Iran dan Irfan Ramli asal Indonesia akan berkolaborasi bersama mengupas tiap problema konflik dan bencana dimata sang penulis. Selain itu, hadir pula Maman Suherman yakni Jurnalis Investigasi. Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Auditorium UIN Alauddin Makassar, selasa (17/05/2016).

Aliansi Journalist Independent (AJI) secara langsung mengusulkan untuk mendatangkan keempat narasumber tersebut dan secara langsung akan dipantau oleh tiga dosen jurusan Jurnalistik A. Fauziah Astrid selaku ketua AJI Makassar, Dr Firdaus dan Andi Fadly.

Ketua Jurusan Jurnalistik Drs Alamsyah mengatakankan, seminar ini adalah salah satu program lanjutan jurusan jurnalistik. Inisiatif pertama kali untuk mengadakan seminar internasional ini mulai diprogram tahun lalu ketika Dr Firdaus Muhammad M Ag menjabat sebagai Ketua Jurusan Jurnalistik dan ia kala itu sebagai Sekretaris Jurusan Jurnalistik.

Alamsyah juga menambahkan, tahun lalu mereka mengundang pemateri dari Amerika dan india, yang diadakan di Lecture Teather (LT) Gedung Rektorat lantai empat, dan mahasiswa sangat excited, bahkan ruangan yang disediakan tidak cukup menampung mahasiswa, sehingga hal itu yang mendasari pihak jurusan menggunakan Auditorium.

“Dekan FDK Dr Abd Rasyid S Ag bersama wakil dekan sejajaran mengapresiasi kegiatan ini baik secara moral dan materi, serta dana yang digelontorkan untuk operasional acara ini yakni sebahagian dari Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN),” jelas Alamsyah kepada washilah.com.

Sekrtaris Jurnalistik Jurnalistik Syamsidar SAg mengatakan bahwa seminar ini salah satu upaya untuk memupuk skill mahasiswa jurnalistik sesuai integrasi keilmuannya guna menopang profesinya nanti.

“Lewat event-event seperti seminar, jurusan mengupayakan mengasah bakat para mahasiswa agar nantinya alumni Jurnalistik memberi kontribusi karena ini menjadi barometer tim asesor  untuk peningkatan akreditasi jurusan,” ujarnya.

Penulis: Epi Aresih
Editor: Afrilian C Putri