Motor Dicuri, Genda: “Kami Bukan Tukang Parkir”

Ilustrasi: fokusjabar.com
Washilah —Kasus pencurian motor kembali terjadi di Kampus I UIN Alauddin Makassar, kejadian ini menimpa salah satu mahasiswi Fakultas Tarbyah dan Keguruan (FTK) Nurmilasari. Selasa, (29/03/2016)

Mendengar hal ini Kepala Satpam UIN Alauddin Genda S pun angkat bicara, dia menegaskan jika seorang Security bukanlah tukang parkir.

“Secutiry kan tidak jaga motor, secara khusus. Kalo bapak mau saya kasi karcis, kau bayar. Itu namanya tukang parkir,” ungkapnya. Rabu (30/03/2016).

 Hal ini kontan membuat mahasiswa mengumbar minimnya sistem keamanan di Kampus.

Seperti yang dilansir Liputanlima.com, salah seorang mahasiswa Ilham juga mengakui minimnya sistem keamanan yang ada di Kampus tersebut.

“Disini (Kampus I UIN Alauddin) memang sudah sering ada kehilangan motor, karena pengamanannya memang tidak ada, di Kampus dua saja banyak security tetap ada yang kehilangan, apalagi kalo tidak ada keamanan,” keluhnya kepada Reporter Liputanlima.com.

Lanjut Genda, “tidak ada dalam Undang-Undang bahwa tukang parkir itu satpam,” katanya.

Ia juga menghimbau kepada seluruh Civitas Akademika UIN sadar akan kriminalitas, sehingga dapat bekerja sama memininalisir kasus pencurian tersebut.

Penulis: Erlangga Rokadi
Editor: Fadhilah Azis

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*