Eksistensi Farmasi UIN, Sabet Dua Juara Nasional

Oleh : Ahmad Qomar


Tidak henti-hentinya Farmasi UIN menorehkan prestasi baik di dalam maupun di luar kampus. Namun, prestasi yang acap diukir tersebut senantiasa diwarnai dengan pengorbanan yang cukup besar.
Melihat kesibukan mahasiswa Farmasi yang cukup banyak seperti tugas kuliah, praktikum serta penyusunan jurnal praktikum, tidak jarang orang menganggap Farmasi termasuk jurusan yang super sibuk. Meski demikian, Farmasi UIN yang baru berdiri tahun 2005 lalu ini bersama tiga jurusan lain Fakultas Ilmu Kesehatan, yaitu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan, telah banyak mengantongi prestasi juara di bidang ekstrakurikuler.
Baru-baru ini, Farmasi UIN Alauddin mengutus 27 orang mahasiswanya mengikuti Pharmaceutical Expo 2012 di Manado. Kegiatan ini diselenggarakan selama lima hari (20-24 April 2012) oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi Universitas Sam Ratulangi Manado. Begitu tiba di bandara Sam Ratulangi, Manado, delegasi Farmasi UIN segera dijemput oleh panitia Pharmaceutical Expo menuju gedung Balai Kesehatan Manado. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Farmasi di perguruan tinggi se Indonesia Timur.
Selama lima hari di sana, mereka mengikuti beberapa kegiatan yang termasuk dalam rangkaian Pharmaceutical Expo tersebut. Pada acara pembukaan (20/05/2012), hadir Prof Dr Ir Illah Sailah MSc, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan dari DIKTI, sekaligus membuka kegiatan. Esoknya, seluruh delegasi mengikuti baksos yang mengundang seluruh instansi kesehatan di lapangan Tikala, Manado. Seusai mengikuti baksos, masing-masing delegasi mengikuti lomba yang menjadi kegiatan utama, yaitu lomba debat konstitusi kesehatan dan lomba formulasi bahan alam. Delegasi Farmasi UIN yang keseluruhan terdiri sembilan tim, terbagi ke dalam dua tim yang mengikuti lomba debat konstitusi dan tujuh tim yang mengikuti lomba formulasi.
Walhasil, meski dengan persiapan hanya dalam sepekan namun dibarengi semangat dan keseriusan, ke-27 mahasiswa tersebut berhasil menyabet posisi runner up (juara II) pada masing-masing lomba. Untuk lomba debat konstitusi, tim yang digawangi oleh Ahmad M. Qomar, Rudini dan Jurandi Effendi, mengangkat kasus pasien tuberkulosis (TBC). Sementara dari tim yang mengikuti lomba formulasi bahan alam terdiri dari Hilyah Fadhilah, Juliandri dan Fitriyah Sakinah membuat formulasi sabun dari bahan Virgin Coconut Oil (VCO).
Berdasarkan penuturan Ketua Jurusan Farmasi UIN Alauddin, Gemy Nastity Handayani, SSi MSi Apt, saat dikonfirmasi di ruangannya, Senin (21/05/2012), menjelaskan bahwa selain prestasi tersebut, Farmasi juga sering mendapat prestasi di dalam maupun di luar kampus. 
Untuk prestasi luar kampus antara lain juara harapan II lomba formula tingkat nasional di ITB (2008) dan juara II lomba formula tingkat nasional di UNAIR (2011). Sementara prestasi dalam kampus berupa juara I Karya Tulis Ilmiah se Sulselbar di UIN (2010), rehabilitasi remaja putus sekolah yang memakai narkoba di Pinrang, beasiswa pendidikan oleh pemerintah dan tawaran kerja oleh perusahaan pada beberapa alumni, serta masih banyak prestasi lain.

Dengan prestasi yang segudang bukanlah sebuah jaminan bahwa semua sarana yang diperoleh mahasiswa Farmasi sudah memadai. Terbukti bahwa dana yang digunakan oleh mereka untuk mengikuti lomba di Manado tersebut adalah dari kantong pribadi masing-masing. “Sebenarnya, dana yang kami mohon ke pihak fakultas terlambat cair. Sehingga dana yang kami gunakan mengikuti lomba adalah dari kami sendiri,” jelas Hasriadi, Ketua HMJ Farmasi UIN Alauddin.
Hasriadi yang juga sempat mengikuti lomba di Manado merasa kesulitan saat harus mengumpulkan uang dari teman-temannya untuk registrasi lomba, transportasi dan akomodasi. Bahkan delapan orang delegasi harus pulang lewat jalur darat menggunakan bus dari Manado ke Makassar selama tiga hari tiga malam, karena mengaku tidak memiliki cukup uang untuk membeli tiket pesawat. “Setidaknya, prestasi yang kami dapatkan di Manado kali ini tidak lepas dari sumbangsih pikiran dan moril dari dosen-dosen,” pungkas Hasriadi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*