Anggota UKM LIMA Washilah Dapat Beasiswa ke Amerika

Rabu, 25 Januari 2012 | Suryani Musi
iksan pakai baju putih
Washilah Online-Salah seorang anggota Unit Kegiatan Mahasisswa (UKM) Lembaga Informatika Mahasisswa Alauddin (LIMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mendapat beasiswa ke Amerika tepatnya di negara bagian Virginia atau di Virginia Tech University.
Namanya Ikhsan Mahar. Kerap dipanggil Ikhsan. Ia adalah mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris (BSI) Fakultas Adab dan Humaniora (FUH) sementer V. 
Laki-laki kelahiran Makasar namun besar di Ibu Kota Jakarta ini telah mendambakan untuk kuliah dan menuntut ilmu di negeri Paman Sam, Amerika sana. Pada akhirnya, cita-cita tersebut terjawab ketika mendapatkan beasiswa untuk belajar di Amerika selama dua bulan melalui beasiswa Indonesian Englsh Languange Study Program (IELSP).
“Saya tahu beasiswa ini sejak semester I. Tapi persayaratannya musti minimal semester V. Jadi, pas semester IV saya sudah ambil tes TOEFL dan Alhamdulillah alhsil tesnya cukup baik dan memenuhi persayaratan untuk mendaftar,”kata laki-laki yang punya hobi menyiar dan menulis ini.
Ditanya di mana ia  tahu program beasiswa tersebut, jawabannya mengejutkan. Ia mendapat melalui kegemarannya berselancar di dunia maya kemudian mendapatkan informasi seputar beasiswa ke luar negeri.
Jadilah ia kemudian mengirim berkasnya pada bulan November 2011. Pada 10 Desemebr ia mengikuti tes wawancara setelah dinyatakan lulus berkas. Kemudian pada 29 Desemeber 2011 ia kemudian mendapat pengumuman via telepon bahwa ia lulus mendapat beasiswa IELSP tersebut. Hanya dua orang yang mendapatkan beasiswa tersebut Se-sulawesi Selatan, satunya dari universitas lain.
Kendati masih lama akan berangkat, yakni 18 Agustus 2012 namun ia berusaha mempersipkan dirinya untuk belajar abnyak tentang budaya Indonesia. “Karena saya tidak bisa menari tradisional, jadinya saya akan belajar banyak baju tradisional Indonesia untuk diperkenalkan  di sana,”kata laki-laki kelahiran 12 Oktober 1991 ini.
Dalam waktu dua  bulan menuntut ilmu di Virginia namun ia akan belajar Bahasa Inggris for academic porpuse ia juga akan belajar singkat akan kebudayaan orang di sana.
Selain itu, karena ia punya bakat menulis novel sejak dulu meskipun noverlnya belum tembus ke penerbit di Jakarta, namun ia akan menulis detik-detika perjalaannnya ke sana. 
“Mungkin perjalanannya bisa dijadikan novel. Tapi nantinya saya akan gabungkan dengan perjalanan lainnya. Sekarang ini bukan perjalannan satu-satunya, namun akan ada jalan lain. Ini merupakan pembuka jalan-jalan lainnya yang akan saya tempuh,”papar Iksan
Jalan lain yang dimaksud oleh sosok yang punya prinsip beranilah bermimpi, Tuhan akan menuntunmu untuk meraih mimpi tersebut, ini akan menempuh pendidikan dengan S2 ke Eropa. 
Ditanya tentang persiapan dirinya dengan iklim yang jauh dengan Indonesia, laki-laki pemilik lesun pipi ini menyatakan bahwa untuk sementara ia persipakan berkas-berkasnnya terutama untuk pembuaan visa. Untuk iklim di sana kebetulan juga musim panas dan musim gugur jadi tidak terlalu jauh dengan Indonesia.
“Untuk makanan, insya Allah kagak ada masalah. Tapi untuk jaga-jaga  saya akan siapin 10 bungkus indomie karena di sana indomienya harganya jauh di banding Indonesia,”katanaya seraya tertawa. Good luck!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*