Ambo Asse: Teriak di Jalan Bukan Demo tapi latihan Ceramah

  Selasa, 17 Januari 2012 | Suryani Musi
Pakai baju Pink, Dekan FSH UIN makassar
Washilah Online-Ketika membuka acara Dialog awal tahun yang diadakan oleh jurusan Peradilan angkatan tahun 2010 Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Dekan FSH Ambo Asse menyatakan, teriak-teriak di jalan itu bukan demo, melainkan latihan ceramah, Selasa (17/01/2012).
“Saya pernah mengatakan ketika ceramah di Polres Gowa  bilang, jangan heran jika mahasiswa terpaksa pidato di jalan. Itu sebetulnya latihan karena mereka sudah semester VII baru balum ada panggilan dari panitia masjid untuk ceramah,”katanya seraya tersenyum. Menurutnya, saat itu semua polisi tertawa.
Selain itu, ia juga menawarkan bagaimana kemahasiswaan ini seharusnya dibuatkan panggung atau tempat khusus menyalurkan ispirasinya.
“Saya, jika ditanya sama rekan dari luar Sulawesi menanyakan mahasiswa yang sering demo, saya hanya bilang makanya jangan bikin masalah di Jawa. Karena ledakan paling pertamanya itu muncul di Makassar baru daerah lain,”tambahnya lagi.
Ia juga menawarkan konsep untuk memodifikasi gerakan. Jikalaupun terpaksa demo, seharusnya mereka punya spanduk yang jelas. Punya pengeras suara jeals supaya pesannya jelas terdengar.
“Tapi jangan sembarang demo hanya karena pesanan kecil-kecilan. Mahasiswa sudah salah tulis, lebih-lebih masyarakat salah baca. Makanya kita harus pintar-pintar membaca tanda,”imbuhnya lagi.
Acara yang digelar di gedung Lecture Centre (LT).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*