Duta Pajak 2011, Mengajarkan Tanggung Jawab dan Mandiri

Jumat, 23 Desember 2011 | Suryani Musi
Anzhar (Keempat dari Kiri) Sebagai Duta Pajak Sulsel
Washilah Online-Anzhar Ahmad itulah nama lengkapnya. Ia adalah mahasiswa jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Semester III Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin. Baru-baru ini terpilih sebagai Duta Pajak membuat dirinya akan semakin bertanggung jawab dan mandiri.
Term “sukses” begitu subjektif. Tidak ada standar baku sebagai indikatornya. Apakah “sukses” tersebut diukur dari materi, finansial, jabatan, atau kecerdasan. Beda manusia, tidak sama pula pikirannya dalam menilai arti kesuksesan. 
Tetapi, Anzhar Ahmad mengatakan bahwa sukses sering datang kepada orang yang berani bertindak. Jarang datang kepada penakut yang tidak berani menerima konsekuensi. Meski ia juga jujur pada akhirnya bahwa kesuksesannya terpilih sebagai Duta Pajak Provinsi Sulawesi Selatan tersebut berkat dorogan temannya.
“Awalnya saya direkomendasikan sama teman meski menolak dengan keras dengan alasan tidak punya pengalaman  pajak. Seminggu dibujuk tarsus, saya akhirnya memutuskan menerima tantangan tersebut,”katanya.

Meski pada awalnya hanya ingin menambah pengalaman dan pengetahuan saja khususnya tentang  pajak. Karena ia adalah kelahiran Kabupaten Jeneponto, ia kemudian mewakili daerahnya untuk mempertaruhkan gelar Duta Pajak tersebut.
Ia kemudian mengikuti segala prosedur yang telah ada. Dikarantina mulai 13 sampai 16 Dersember. Ada 24 kabupaten lainnya yang menjadi saingan terberatnya. Setelah melewati seleksi berkas, wawancara, hingga audisi setiap pasangnya kemudian dipilih untuk mewakili kabupeten atau kotanya. Dari tahap itulah kemudian dikarantina.
Meski lelah mengikuti setiap tahapnya, Anzhar mengaku bahwa itu kemudian terbayar dengan terpilihnya dirinya sebagai Duta Pajak Provinsi Sulawesi Selatan. Ia mengalahkan 46 peserta lain. Wanitanya dari Luwu atas nama Sri wahyuni.

“Karena baru terpilih, saya masih akan banyak belajar tentang pajak. Setelah itu saya akan ikut program duta, sosialisasi, dan menginformasikan ke masyarakat pentingnya pajak itu,”tambah Penyiar Radio Syiar FM ini.
Selain itu, laki-laki yang suka banyak menghabiskan waktunya dengan berselancar di dunia maya ini memaparkan bahwa terpilihnya sebagai Duta Pajak menjadikannya sosok yang harus bertanggung jawab dan mandiri. Sekaligus menjadikannya sebagai sosok yang mampu menjadi pemimpin. 
“Berhadapan dengan masyarakat nantinya, saya akan menikmatinya. Saya suka tantangan. Jadi kendala-kendala yang nanti saya hadapi di masyarakat akan membentuk keperibadian saya yang sebenarnya, sekaligus membentuk kedewasaan saya,”tambahnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*