PR III Dulu Sedikit Nakal

Laporan | Selvy

Washilah Online-Sikap yang ramah dan terbuka, terpancar dari wajah dan tingkah lakunya sosok Pembantu Rektor (PR) III Bidang Kemahasiswaan Universitas Islam Negeri(UIN) Alauddin Makassar. Dialah sosok yang selau ingin selalu mempersiapkan dirinya untuk mendengar keluhan-keluhan mahasiswanya.

Namanya DRS H M Gazali Suyuti M Hi. Di mana pun mahasiswa, dia akan menjabat tangan dan selalu melontarkan kalimat, apa kabar bos? Untuk menemui dirinya di ruang kerjanya di lantai III gedung rektorat pun, tidaklah terlalu sulit. Walaupun dia jarang berada di ruangannya. Karena dia selalu ada di luar untuk mahasiswanya.

Bapak yang dilahirkan di Teteaji Sidrap, 3 Juni 1956 ini , pernah bersekolah di pondok pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo Jawa Timur pada tahun 1970-an. Setelah tamat SMP, menurut ceritanya dia mulai tertarik untuk masuk pesantren karena sepupunya. Sepupunya itu kembali ke kampungnya dan mampu ceramah pada bulan ramadhan di hadapan orang-orang kampung. Dari situ terbersit rasa ingin seperti itu. Makanya lanjutlah dia ke pesantren. Dan, semasa sekolah di Jawa beberapa prestasi yang mampu disabetnya, seperti juara tenis lapangan.

Figur yang menjadi idola bagi mahasiswa ini, mengaku bahwa dirinya dulu sebelum menjadi PR III sedikit nakal, tetapi nakal dalam taraf yang wajar sebagai seorang laki-laki muda.

“Dulu saya sedikit nakal, tapi bukn nakal sekali ya. Saya dulu sering bolak-balik Makassar-Surabaya naik kapal laut tanpa tiket, bukan karena nakal bagaimana, tetapi saya tidak punya uang untuk pulang. Walaupun sebenarnya ada uang saya tapi pun hanya terbatas untuk makan,” ungkapnya. Dia juga menambahkan bahwa dia sangat suka balap-balapan dengan teman sebayanya.

Dan sekitar tahun 1977, Bapak yang tidak pernah kehilangan senyum buat mahasiswanya ini dan mengaku sayang sekali dengan ibunya kemudian melanjutkan pendidikannya di UIN ( dulu SP IAIN). Masuk tanpa tes, dan dua tahun berikutnya sudah masuk di UKM (Unit Kegiatan Maahsiswa) Black Panther. Kemudian sederet UKM lainnya dibentuk olehnya. Seperti pendiri pramuka IAIN, pendiri UKM mahasiswa Pencinta Alam (Mapala), pemrakarsa berdirinya UKM KSR dan terakhir membentuk Tim Sar.
Dari sederet UKM yang dibentuknya, wajar jika dia mengakui dirinya aktivis kampus tanpa ada lawan. “Saya aktivis tanpa ada lawan, bagi saya seribu teman tidak cukup, tetapi satu musuh sudah banyak,” bebernya.

Sebagai figur dalam Bidang Kemahasiswaan mengku dirinya keras dan suka marah-marah. Tetapi tidak pernah dendam. Dalam perjalanan karirnya dia mngaku tidak pernah menjadi anak buah baik ketika masih sekolah maupun setelah menjadi mahasiswa. Semua itu didukung oleh keberadaan ayahnya yang kala itu sebagai kepala distrik atau setara dengan Camat sekarang ini.

Namun hal demikian tidak pernah membuat dirinya sombong, ketika dia bertemu dengan orang yang pernah mengajarnya atau menjadi gurunya,dia selalu mencium tangannya walaupun itu sudah menjadi anggotanya sekarang ini.

“ Ketika saya bertemu dengan orang yang pernah mengajar saya,saya pasti dan selalu mencium tangannya, sekalipun itu sudah menjadi anggota saya sekarang.”

DATA PRIBADI

Nama : Drs.H.M.Gazali Suyuti,M.HI
TTL : Teteajisidrap, 3 juni 1956
NIP : 19560603 198703 1 003
Pangkat: Pembina Tk.I (IV/b)

Jabatan: Pembantu Rektor bidang kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar
Alamat : JL. AMD Raya No. 92 blok III Antang makassar
Data Isteri
Nama : Dra. Hj. Syarifah Masneni
Tempat Tgl. Lahir : Makassar, 22 Desember 1958
Tanggal menikah : 11 Maret 1983
Pendidikan : Strata satu Fakultas KSS IKIP Ujung Pandang
Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil (PNS – Guru )

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*